Posts

kita

Image
Sebuah hadiah, dari semesta. Berbagai peristiwa terjadi dalam hidup. Baik buruk suatu pengalaman itu ditentukan oleh persepsi kita sendiri. Segala hal yang terjadi pada dasarnya bersifat netral, pikiran kita yang menentukan apakah itu baik atau tidak. Dan sebenarnya tidak ada hal di dunia ini yang benar-benar buruk terjadi, selalu ada sisi baik yang bisa kita temui selama kita terbuka untuk menemukannya. Pada satu waktu kita mungkin pernah menghabiskan terlalu banyak energi dan pikiran untuk fokus pada suatu masalah. Why we don't put our energy more to the solution, when we know everyone has their different version of the story? Can you even imagine how could this happen? And do you ever think this is really a terrible thing? Or would you mind to use my glasses to know how I am seeing about this stuff? The colors of the rainbow, that's what I see.  This isn't a perfect friendship where we never have a fight, or never separate so far away with hatred and fury on...

karam

Image
Hi, amor is here ♡  I wrote this in case the future me was afraid to take risk, start new things, or too lazy to get up from bed :)  kay gurl, listen. when u wanna be good at something, then u gonna try to watch a bunch of videos, read a few books, u search this and that theories, but it's all doesn’t matter if u didn’t take the first step. i didn't say that effort is worthless. what i'm trying to say is you have to practice what you want to good at.  For example y ou were thinking about how to be good at public speaking. But what you did is always stay quiet and keep the words in your head only. Semedi lo? Buat apa banyak nonton "How to thingy" atau baca buku ini itu, kalo gak berani mulai? You can't only learn something by theory. You must act. Same analogy like u are going to watch a bunch of gym videos, nonton banyak tutorial video gym, tapi nonton doang. Ya gabakal six pack lah pandu.  You wont get anything if you spent your time just for planning and did...

karena

Image
for some people they dont need the scribble.   now playing : Hindia - rumah ke rumah  i wrote this after the earthquake in banten, today (6,6 Magnitudo).  thankyou for clicking this page, hope u always healthy and happy. hi dear, me after you now growing up with understanding. i've learned that without pain and struggle you wouldn't have strength and character. without those negative people you might not appreciate the positive people in ur life.  without that rejection or break up, you might not have been guided to something better. all  those insecurities have a big role to build your motivation to start grow. your sadness and depression teach you to caring anything you have today.  there are reasons and purposes in everything that happens. absolutely everything. dont ask me why. u dont need to say u dont deserve it. what thing you should ask is "how do i manipulate this?" or another question "how can this make me stronger, better, wiser and hotter?"...

kejar

Image
Fase baru dalam hidup. Menyenangkan? Cukup. Tidak sangat, namun tidak kurang. Takut? Tidak sedikit. Banyak perasaan-perasaan baru yang lahir. Beberapa malam ditemani kopi.  Ah, tidak juga, terkadang malah tidak berguna.  Lelap tetap nyaman singgah meski di antara kertas-kertas berantakan. Goretan pensil tak karuan. Hitung eliminasi, akar pangkat diskriminasi. Loh, ini mana subsitusinya? Ubah ke integral, buat pohon, kenapa error? Variabelnya salah. Hapus. Kok tidak muncul? Ulang.  31 Desember 2022. Sudah berlari sejauh mana? SUDAH SAMPAI MANA? BISA APA SAJA? MASIH TIDAK BERGUNA? HAHAHA.  Gapapa. 1% sehari juga sebuah langkah. Dengan begitu kita bisa meraih 365% dalam setahun.  ya itu bisa asal konsisten, bodoh. 

kalut

Image
  H u j a n   S a t u   A p r i l Langit meredup. Desau angin bertiup lirih. Guntur kembali berseteru meyakinkan bahwa hujan akan pulang. Koridor lengang. Di suatu kelas, pelajaran seni sedang berlangsung. Semua siswa tenggelam dalam lautan warna-warna yang beradu dengan kuas dan kulit kanvas.  Sepasang netra lugu memerhatikan sekitar, menatap sedih langit yang murung dengan sayup-sayup mendengar kepak sayap-sayap burung kelabu menjauh. “Mengapa langit harus berduka di salah satu hari baikku?” Ia menoleh ke jam tangannya, sekarang pukul 11.30 WIB. Sebentar lagi waktu istirahat makan siang. Segera dirapikannya warna cat agar terlihat menyatu. Disapu lembut kanvas itu dengan kuasnya. Warna biru, putih, dan kuning mendominasi lukisan. Seutas senyum simpul terbentuk.  Ia begitu menikmati pelajaran ini hingga kepalanya mengangguk-angguk sambil mendengarkan  I remember  by  Mocca  yang ia putar sejuta kali sehari. ...

kerang

Image
  Aku tidak suka disini. Tak bisakah kutemukan tempat yang lebih teduh? Tidak gaduh maupun riuh.  Aku ingin menetap berdampingan dengan laut. Dekat dengan gemuruh ombaknya, halus pasirnya, dan aroma udaranya.  Hangat.  Jika sudah terlampau lelah, aku bisa tenggelam. Jauh ke dalam, sendirian. Tidak tidak, aku hanya ingin menyapa teman-teman kerangku. Aku ingin menemani mereka sembuh dan tumbuh. Melihat mereka berjalan pelan-pelan di dasar laut, tetap tenang walau ada badai di atasnya. Kerang, aku ingin sepertimu.  Rumahmu kokoh, kau bisa percaya sepenuhnya karena padamu ia tak akan membinasakan. Kau juga tak perlu takut rumahmu hilang, karena sudah menyatu sejak awal. Sekali lagi, aku ingin sepertimu.  Tampak amat sederhana, tak perlu pembuktian untuk dianggap istimewa, gemerlapmu milikmu.  Kau tak kenal ribut, tak payah berebut.  Karena setiap kerang punya mutiaranya masing-masing. Salam k erang laut. 

kabur

Image
  Social Exchange Theory  (Teori Pertukaran Sosial) Sejatinya hubungan antar manusia adalah sebuah bisnis (Thibaut dan Kelly 1959 ). Teori Social Exchange menjelaskan bahwa setiap manusia jika berinteraksi atau menjalin hubungan dengan manusia lainnya akan menghitung untung dan rugi .             Pada umumnya manusia akan memperhitungkan indeks kepuasan dalam hubungan dimana ia akan menimbang-nimbang, kira-kira dalam interaksi yang dilakukannya dengan seseorang lebih banyak untung atau ruginya. Apakah hubungan yang dijalani itu worth it atau worthless. Lebih banyak cost atau reward yang didapatkan. Seandainya dari hasil perhitungan tersebut disimpulkan hasil yang positif, dalam arti lebih banyak senangnya, maka hubungan tersebut kemungkinan akan berlanjut. Namun, apabila setelah diperhitungkan merasa lebih banyak sedih, susah dan amarah yang diterima, maka most likely seseorang akan leaving from that relationship...